Showing posts with label Khazanah. Show all posts
Showing posts with label Khazanah. Show all posts

Monday, November 17, 2008

Mengenal Silat Kantobing

Kantobing (Kuntao Kombinasi) adalah suatu sistem beladiri rancangan Suhu Nurdin dg. Alli yang merupakan kombinasi dari berbagai jenis beladiri yaitu: Silat Tangka (Makassar), Silat Sendeng (Bugis-Makassar), Silat Batte (Permainan kaki dari Kab. Jeneponto dan Kab. Tana Toraja), Cimande (khas silat Sunda/Jabar), Silat Baweang, Karate, Tinju, Kuntao dan Tai Chi.

Guru beliau yang berpengaruh sehingga beliau berinisiatif untuk menciptakan 1 aliran tersendiri adalah Li Cang Yang (atau lebih dikenal dengan nama Baba’ Cang Yang) seorang pendekar yang berasal dari negeri China yang darinya Suhu Nurdin Dg. Alli mempelajari Tai Chi dan Kuntao.

Sampai sekarang Suhu Nurdin Dg. Alli masih aktif melatih silat Kantobin dikediaman beliau di Jalan Barombong Desa Panciro Kec. Bajeng, Kab. Gowa.

YANG DIPELAJARI DALAM SILAT KANTOBING.

Berikut adalah beberapa materi yang diajarkan dalam Silat Kantobing (ditulis oleh Ust. Abu ’Isa Ali Kendari, beliau adalah salah seorang murid Suhu Nurdin Dg. Ngalli) :

1. DASAR

  1. Pemanasan

  2. Kuda - kuda

  3. Pelincahan

  4. Tiu - tiu

  5. Tongkat kecil (masuk didalamnya double stick, dll)

  6. Toya


2. KUNTAO CINA HONGKONG

  1. Kuntao Kecil

  2. Kuntao Baba Xiu Wang

  3. Kuntao Baba Li Cang Yang


3. KOMBINASI KUNTAO CINA HONGKONG

1. Kuntao Kungfu

  1. Kuntao Toya

  2. Kuntao Pedang Kembar


4. KUNGFU KUNTAO KOMBINASI

  1. Pukulan Inti

  2. Kombinasi

  3. Komite

  4. Patahan


5. KANTOBIN


Thursday, August 14, 2008

Gulat Olimpiade

Olahraga modern yang muncul di Olimpiade 1896 ini melibatkan dua lawan yang saling coba menjatuhkan lawan ke lantai dan menguncinya. Ada dua gaya yang dikenal. Pertama, Greco-roman, yang membolehkan saling mengunci dari pinggang ke atas. Kedua, gaya bebas, yang memperkenankan saling mengunci di seluruh tubuh.

SKORING
Ayunan kuat: 5 poin
Jika bisa melempar lawan dengan pungng di bawah, dengan pusat gaya berat lebih tinggi dari si pelempar.

Posisi bahaya: 2 poin
Jika bisa membalikkan lawan sehingga punggungnya menghadap matras kurang dari 90 derajat. Ada tambahan poin jika lawan bisa dikunci selama 5 detik.

Tiga poin
Jika bisa membawa lawan ke matras dan membuatnya dalam "posisi bahaya" dalam satu gerakan.

Menjatuhkan: 1 poin
Jika bisa membawa lawan ke matras dari posisi berdirinya. Angka bisa bertambah jika lawan bisa dikandaskan dengan punggung di bawah.

Laga dimenangkan :
Dengan menjatuhkan (lawan dijatuhkan dengan punggung berada di matras selama dua detik).
Dimenangkan pegulat yang angkanya paling banyak jika tidak ada yang bisa menjatuhkan dalam laga itu.

Sumber: Kompas edisi Rabu, 13 Agustus 2008