Saturday, November 8, 2008

Pelajaran yang saya dapat dari video : Self Defense For Kid

Berikut adalah beberapa pelajaran penting yang saya dapatkan dari video Self Defense for Kid:
  1. Dalam situasi pembelaan diri, segera lumpuhkan penjahat dengan menyerang daerah-daerah vital (seperti menyerang daerah kemaluan, ulu hati, tenggorokan, mata, dll) sehingga si penjahat tidak bisa lagi melanjutkan niat jahatnya, baik karena pingsan ataupun karena kesakitan.
  2. Begitu si penjahat berhasil kita lumpuhkan (dengan menyerang daerah vital pada tubuhnya) segera berpindah ke tempat yang aman (tempat yang ramai, kantor polisi, dll) karena dikhawatirkan jika si penjahat pulih, dia bisa melanjutkan niat jahatnya. Kemungkinan lain, dia tidak beroperasi sendiri, sehingga bisa saja disekitar tempat kejadian dia punya teman yang siap membantunya.
Mudah-mudahan bermanfaat..

2 comments:

si_he said...

Bismillah.
Senang menemukan Antum yang semangat menuntut ilmu diin dan beladiri.
Saya ingin bertanya:
Di tempat saya ada SDIT Al Manshuroh tempat anak saya kelas 1 dan 3 belajar. Hampir tiap hari saya menjemput. Hari kamis sore ada waktu luang habis Asar, akhirnya saya konsultasikan dengan para pengasuh dan kemudian saya isi dengan olahraga berdasar pengalaman olahraga umum dan beladiri. Yang ingin saya tanyakan:

1. Prinsip apa yang perlu ditanamkan kepada anak2?
2. Gerakan apa yang tepat buat anak2? Kalau cuma pukulan dan tendangan tentu membosankan. Sementara untuk gerakan berpasangan saya masih ragu dan takut tanpa pengawasan intensif. Dalam sebuah artikel juga disebutkan untuk dihindari mengingat usia yang belum bisa menempatkan diri. Dihindari juga latihan tarung.

Sekian dan jazakumullah khoeran atas perhatiannya.

ABu Haidar- Cilacap

'adi said...

Bismillah.
Sebelumx saya mohon maaf atas keterlambatan saya membaca tegur sapa dari antum.
Utk beladiri anak2 setau saya ada video tutorial khusus yg dikeluarkan oleh keluarga Gracie.. Utk info lebih lanjut antum bisa kirim e-mail ke ana di senimanbeladiri@gmail.com..

Barokallohu fiikum.

Saudaramu,

'Adi Hasan